Biaya Kuliah Kedokteran Unpad Reguler Vs Jalur Mandiri

Kedokteran adalah salah satu jurusan yang banyak diminati oleh calon mahasiswa. Selain karena prospek kerja yang menjanjikan, jurusan ini juga dianggap sebagai salah satu jurusan yang mulia dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menjadi mahasiswa kedokteran tidaklah mudah. Selain harus menghadapi persaingan yang ketat dalam seleksi masuk, calon mahasiswa juga harus mempersiapkan biaya kuliah yang tidak sedikit.

Universitas Padjadjaran (Unpad) adalah salah satu perguruan tinggi negeri yang memiliki Fakultas Kedokteran yang berkualitas.

Fakultas Kedokteran Unpad menyediakan jenjang pendidikan Diploma, Sarjana, Magister, Doktor, Spesialis, dan Subspesialis. Juga memiliki program kelas internasional untuk mahasiswa asing atau lokal yang ingin mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri.

Lalu, berapa biaya kuliah kedokteran unpad? Apa saja komponen biaya yang harus dibayarkan? Bagaimana cara mendapatkan beasiswa atau bantuan biaya kuliah?

Biaya Kuliah Kedokteran Unpad Reguler Vs Jalur Mandiri

Biaya Kuliah Kedokteran Unpad Jalur Reguler

Jalur reguler adalah jalur masuk perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Jalur ini tidak memungut biaya pendaftaran, namun memiliki persyaratan akademik yang tinggi. Calon mahasiswa harus memiliki nilai rapor dan ujian nasional yang memenuhi passing grade atau nilai minimal yang ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi.

Biaya kuliah kedokteran unpad jalur reguler terdiri dari dua komponen utama, yaitu Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

BKT adalah biaya operasional pendidikan per semester yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. UKT adalah biaya operasional pendidikan per semester yang ditetapkan oleh perguruan tinggi berdasarkan kemampuan ekonomi mahasiswa.

UKT dibagi menjadi delapan kelompok, mulai dari kelompok I dengan biaya terendah hingga kelompok VIII dengan biaya tertinggi.

Berikut adalah tabel biaya kuliah kedokteran unpad jalur reguler tahun ajaran 2023/2024:

Program Studi Kelompok UKT per Semester (Rp)
S1 Kedokteran III: 3.500.000<br>IV: 7.000.000<br>V: 11.500.000<br>VI: 16.000.000<br>VII: 20.500.000<br>VIII: 24.000.000
S1 Kedokteran Hewan III: 2.200.000<br>IV: 4.000.000<br>V: 6.000.000<br>VI: 8.500.000<br>VII: 11.000.000<br>VIII: 12.500.000
S1 Kedokteran Gigi III: 3.000.000<br>IV: 5.000.000<br>V: 8.000.000<br>VI: 11.500.000<br>VII: 15.000.000<br>VIII: 18.000.000

Keterangan:

  1. UKT untuk mahasiswa kelompok I sebesar Rp500.000 dan UKT untuk mahasiswa kelompok II sebesar Rp1.000.000 (untuk tiap program studi).
  2. BKT untuk semua program studi sebesar Rp23.249.056.
  3. Biaya kuliah di atas tidak termasuk biaya lain seperti biaya pendaftaran ulang, biaya skripsi, biaya wisuda, dan lain-lain.
  4. Biaya kuliah dapat berubah setiap tahun sesuai dengan kebijakan pemerintah dan perguruan tinggi.

Biaya Kuliah Kedokteran Unpad Jalur Mandiri

Jalur mandiri adalah jalur masuk perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) atau Seleksi Mandiri Unpad (SMUP).

Biaya Kuliah Kedokteran Unpad Jalur Mandiri

Jalur ini memungut biaya pendaftaran yang bervariasi tergantung pada program studi yang dipilih. Calon mahasiswa harus mengikuti tes tertulis dan/atau tes keterampilan yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.

Biaya kuliah kedokteran unpad jalur mandiri terdiri dari tiga komponen utama, yaitu UKT, Dana Pengembangan, dan Dana Khusus. UKT adalah biaya operasional pendidikan per semester yang sama dengan jalur reguler.

Dana Pengembangan adalah biaya yang digunakan untuk pengembangan fasilitas dan sarana pendidikan. Dana Khusus adalah biaya yang digunakan untuk kegiatan khusus seperti praktikum, kunjungan lapangan, magang, dan lain-lain.

Berikut adalah tabel biaya kuliah kedokteran unpad jalur mandiri tahun ajaran 2023/2024:

Program Studi UKT per Semester (Rp) Dana Pengembangan (Rp) Dana Khusus (Rp)
S1 Kedokteran 15.000.000 250.000.000 5.000.000
S1 Kedokteran Hewan 10.000.000 150.000.000 5.000.000
S1 Kedokteran Gigi 12.500.000 200.000.000 5.000.000

Keterangan:

  1. Biaya kuliah di atas tidak termasuk biaya lain seperti biaya pendaftaran ulang, biaya skripsi, biaya wisuda, dan lain-lain.
  2. Biaya kuliah dapat berubah setiap tahun sesuai dengan kebijakan pemerintah dan perguruan tinggi.

Jurusan Fakultas Kedokteran Unpad

Fakultas Kedokteran Unpad memiliki beberapa jurusan yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa, yaitu:

S1 Kedokteran:

Jurusan ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi dokter umum yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, holistik, dan beretika. Memiliki beban studi kumulatif sebesar 144 sks termasuk KKNM-PMD dan masa studi kumulatif antara 7 sampai 14 semester.

Selain itu, mahasiswa juga harus mengikuti program profesi kedokteran yang paling lama 6 semester1. Jadi, total lama lulus untuk program ini adalah antara 13 sampai 20 semester.

S1 Kedokteran Hewan:

Jurusan ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi dokter hewan yang mampu memberikan pelayanan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, dan kesejahteraan hewan. Memiliki beban studi kumulatif sebesar 144 sks termasuk KKNM-PMD dan masa studi kumulatif antara 7 sampai 14 semester.

Mahasiswa juga harus mengikuti program profesi kedokteran hewan yang paling lama 5 semester1. Jadi, total lama lulus untuk program ini adalah antara 12 sampai 19 semester.

S1 Kedokteran Gigi:

Jurusan ini mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi dokter gigi yang mampu memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang bermutu, beretika, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Studi kumulatif sebesar 144 sks termasuk KKNM-PMD dan masa studi kumulatif antara 7 sampai 14 semester.

Mengikuti program profesi kedokteran gigi yang paling lama 5 semester1. Jadi, total lama lulus untuk program ini adalah antara 12 sampai 19 semester.

Selain itu, Fakultas Kedokteran Unpad juga memiliki program pascasarjana yang meliputi jenjang Diploma, Magister, Doktor, Spesialis, dan Subspesialis.

Program-program ini menawarkan berbagai bidang keahlian seperti Anestesiologi dan Terapi Intensif, Ilmu Bedah, Orthopaedi dan Traumatologi, Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Kesehatan Anak, Dermatologi dan Venereologi, Penyakit Dalam, Jantung dan Pembuluh Darah, dan lain-lain.

Cara Mendapatkan Beasiswa atau Bantuan Biaya Kuliah

Bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik atau non-akademik yang menonjol, ada beberapa cara untuk mendapatkan beasiswa atau bantuan biaya kuliah di Fakultas Kedokteran Unpad, yaitu:

Mengikuti jalur prestasi akademik atau non-akademik yang diselenggarakan oleh Unpad.

Jalur ini memberikan keringanan biaya kuliah bagi calon mahasiswa yang memiliki nilai rapor, ujian nasional, atau prestasi di bidang olahraga, seni, atau keagamaan yang memenuhi kriteria yang ditentukan oleh Unpad.

Mengajukan permohonan beasiswa kepada pihak ketiga, seperti pemerintah daerah, yayasan, perusahaan, organisasi sosial, atau lembaga donor lainnya.

Beberapa contoh beasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa kedokteran unpad adalah Beasiswa PPA/BPP-PPA, Beasiswa Bidikmisi, Beasiswa LPDP, Beasiswa Indonesia Cerdas, Beasiswa Tanoto Foundation, dan lain-lain.

Mengajukan permohonan bantuan biaya kuliah kepada pihak internal Unpad, seperti Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Unit Layanan Psikologi (ULP), Unit Layanan Kesehatan (ULK), Unit Layanan Karir (ULKar), dan lain-lain.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang beasiswa atau bantuan biaya kuliah di Fakultas Kedokteran Unpad, calon mahasiswa dapat menghubungi Bagian Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran Unpad di nomor telepon (022) 2032655 ext. 1002 atau email kemahasiswaan@fk.unpad.ac.id.

Advertisement
Bagikan Jika Bermanfaat

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top